Gadget

Infinix GT 50 Pro: HP Gaming Pendingin Cair, Harga Indonesia Naik 2026

Infinix GT 50 Pro mulai dijual di India pada 30 Oktober 2026 dengan bundel gaming gratis, sementara di Indonesia harganya justru naik — ini spesifikasi lengkap HP gaming pendingin cair tersebut.

Infinix GT 50 Pro: HP Gaming Pendingin Cair, Harga Indonesia Naik 2026

Infinix GT 50 Pro resmi mulai dijual di India pada 30 Oktober 2026, dan kabar ini terasa agak lucu kalau dibaca dari Indonesia. Pasalnya, ponsel yang sama sudah lebih dulu meluncur di tanah air sejak April 2026. India baru mulai menjualnya, Indonesia justru baru saja menaikkan harganya. Dua pasar, satu ponsel, dua cerita yang berlawanan arah.

Di India, GT 50 Pro dijual lewat Flipkart dan toko online resmi Infinix dalam satu varian saja, 12 GB/256 GB, seharga Rs 69.999. Pembeli awal mendapat bundel ekosistem gaming senilai Rs 24.999 secara gratis, plus diskon instan kartu bank yang membuat harga efektifnya turun ke Rs 64.999. Sementara di Indonesia, harga resmi GT 50 Pro naik Rp 500.000 per varian mulai 27 Oktober 2026, menjadi Rp 7.499.000 untuk 12 GB/256 GB dan Rp 8.499.000 untuk 12 GB/512 GB.

Yang membuat GT 50 Pro beda: pendingin cair sungguhan

Bagian paling menarik dari GT 50 Pro bukan sekadar chipset kencangnya, melainkan sistem pendinginnya. Infinix menanamkan HydroFlow Liquid Cooling, pendingin cair dengan pompa mikro dan jalur cairan yang terlihat di panel belakang ponsel. Desainnya yang disebut Cyber-Mecha membuat jalur itu menjadi bagian dari tampilan, bukan sesuatu yang disembunyikan.

Kenapa ini penting? Karena musuh utama HP gaming bukan chipset yang lemah, melainkan panas. Ponsel yang panas akan menurunkan performa di tengah pertandingan, frame rate goyah, dan bodi terasa tidak nyaman digenggam. Dengan pendingin cair plus ruang uap, GT 50 Pro dirancang untuk menjaga performa tetap stabil selama sesi bermain panjang. Infinix juga menjual aksesori MagCharge Cooler 2.0 yang menempel secara magnetis dan mendukung bypass charging, sehingga ponsel bisa tetap dingin sambil diisi daya tanpa membebani baterai secara berlebihan.

Pelengkapnya adalah GT Trigger 2.0, tombol bahu peka tekanan di sisi bodi. Tombol ini punya 10 level tekanan dan bisa dipetakan ke berbagai aksi dalam game, misalnya membidik atau menembak, tanpa harus menutupi layar dengan jempol.

Layar dan dapur pacu yang memang disiapkan untuk ngebut

GT 50 Pro memakai layar LTPS AMOLED 6,78 inci beresolusi 1.5K (1.208 x 2.644 piksel) dengan refresh rate 144 Hz dan kecerahan puncak hingga 4.500 nits. Lapisan Corning Gorilla Glass 7i melindunginya dari goresan dan benturan ringan sehari-hari.

Di balik layar itu ada MediaTek Dimensity 8400 Ultimate, chipset 4 nm dengan kecepatan hingga 3,25 GHz, dipadukan GPU Mali-G720 MC7, RAM LPDDR5X 12 GB, dan penyimpanan UFS 4.1. Kombinasi ini bukan yang tercepat di dunia, tapi sudah lebih dari cukup untuk gim esports populer pada frame rate tinggi, apalagi Infinix mengklaim dukungan permainan hingga 144 fps pada judul yang kompatibel. Baterainya 6.500 mAh, cukup besar untuk seharian bermain dan beraktivitas, dengan pengisian kabel 45 watt, nirkabel 30 watt, serta pengisian balik 10 watt kabel dan 5 watt nirkabel.

Tangan memegang HP gaming sambil bermain game

Foto: Bermain game di HP — AI illustration by Esvege

Spesifikasi

  • Layar: LTPS AMOLED 6,78 inci, 1.5K (1.208 x 2.644 piksel), refresh rate 144 Hz, kecerahan puncak 4.500 nits, touch sampling instan 2.800 Hz, peredupan PWM 2.304 Hz, Corning Gorilla Glass 7i, sertifikasi TÜV Low Blue Light
  • Chipset: MediaTek Dimensity 8400 Ultimate (4 nm, hingga 3,25 GHz), GPU Mali-G720 MC7
  • RAM: 12 GB LPDDR5X
  • Penyimpanan: 256 GB UFS 4.1 (varian India); global hingga 512 GB
  • Kamera belakang: 50 MP utama (f/1.59, OIS) + 8 MP ultra-wide (f/2.2), video hingga 4K 60 fps
  • Kamera depan: 13 MP
  • Baterai: 6.500 mAh
  • Pengisian daya: kabel 45 watt, nirkabel 30 watt, balik kabel 10 watt, balik nirkabel 5 watt, bypass charging lewat MagCharge Cooler 2.0
  • Sistem operasi: Android 16 dengan XOS 16; dijanjikan 3 pembaruan Android dan 5 tahun patch keamanan
  • Konektivitas: dual-SIM, Wi-Fi 6, Bluetooth 5.4, NFC, USB Type-C, pemindai sidik jari di layar, motor linear sumbu X, IR blaster, rating IP64
  • Dimensi/bobot: 162,44 x 77,23 x 8,15 mm, 198 gram
  • Warna: Black Abyss dan Red Blaze (varian India); global juga tersedia Silver Glacier
  • Fitur gaming: HydroFlow Liquid Cooling, GT Trigger 2.0 peka tekanan (10 level), ekosistem GT NX Station dan GT NX Controller

Harga India versus Indonesia: kontras yang patut dicatat

Perbandingan harga kedua negara ini menarik karena tidak lazim. Di India, GT 50 Pro dijual mahal dengan bundel aksesori gratis yang nilainya besar, sehingga paket keseluruhannya terasa seperti pembelian ekosistem, bukan sekadar ponsel. Di Indonesia, ponsel ini dijual tanpa embel-embel bundel sebesar itu, tapi harganya justru naik pada akhir Oktober 2026, hanya beberapa hari sebelum penjualan India dimulai.

GT 50 Pro sudah menjadi wajah yang familier di skena esports Indonesia, bahkan sempat didapuk sebagai ponsel gaming resmi untuk MPL Indonesia Season 17 dan MDL Indonesia Season 13.

Jadi, layak dibeli?

Jawabannya tergantung apa yang dicari. Kalau prioritasnya adalah bermain game berjam-jam dengan performa stabil, tombol bahu fisik, dan baterai besar, GT 50 Pro menawarkan paket yang sulit ditandingi di kelasnya. Pendingin cairnya adalah pembeda nyata, bukan sekadar istilah pemasaran.

Namun ada kompromi yang perlu diterima. Kameranya hanya dua di belakang, tanpa telefoto, sehingga bukan pilihan utama bagi yang mengutamakan fotografi. Pengisian 45 watt juga bukan yang tercepat di kelasnya, dan varian India hanya satu, tanpa opsi 512 GB. Bagi pembeli di Indonesia, kabar baiknya adalah ponsel ini sudah tersedia resmi sejak lama, jadi tidak perlu menunggu impor dari India. Kabar kurang baiknya, harganya baru saja naik.

Pada akhirnya, peluncuran India ini menegaskan GT 50 Pro bukan sensasi sesaat: India baru memulainya, Indonesia sudah lama memainkannya.